Jangan Takut Gagal

Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati” (Amsal 16:2)

Ayat Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa tidak ada sesuatu yang sukar, gagal, tidak terlaksana, jika segala rencana kita diserahkan kepada Allah dalam doa dan permohonan (Filipi 4:6).

Karena ada Allah yang menyertai kita, maka kita tidak perlu takut gagal, takut akan perubahan-perubahan yang terjadi, takut kehilanagan sesuatu, takut tertinggal dalam kemajuan zaman dan takut mati. Takut akan dosa. Ketika Adam, nenek moyang kita jauh kedalam dosa, maka hal pertama yang ia alami adalah “rasa takut” (Kejadian 3:8-10).

Orang-orang yagn berhasil dalam bidang yang ditekuninya tidak menyembunyikan “rasa takut”. Franklin Roosevelt, ketika menghadapi masa-masa sukar sebagai Presiden Amerika mengatakan: “Hal yang perlu kita takut itu sendiri”. Francis Bacon seorang negarawan, hakim, ilmuwan terkenal dari Inggris di abad ke-16 berkata: “Tidak ada suatupun yang begitu berbahaya selain rasa takut”.

Arthur Wellesley seorang negarawan terkenal dari Irlandia berkata: “Hanya satu hal yang saya takuti, yaitu rasa takut”. Dengan demikian, musuh yang paling besar bagi manusia adalah rasa takut. Karena itu matikanlah dia, sebelum dia mematikan cita-cita, kerinduan dan mimpi kita untuk berhasil. Bagaimana agar kita bisa menghadapi rasa takut?

 1. Percaya kepada kuasa Tuhan. Tuhan Yesus selalu menyapa murid-murid-Nya dengan kalimat “jangan takut, Aku menyertaimu” (Yohanes 6:20). Jika kita sadar bahwa kita tidak sendiri, tetapi ada Tuhan yang menyertai kita dengan kuasa-Nya, maka kita berani menghadapi apapun dalam hidup ini. Kepada Yosua, Allah berjanji bahwa Ia akan selalu menyertai dan tidak akan meninggalkan Yosua (Yosua 1:5).

Takut bukan harta, tetapi sampah

2. Menyerahkan rasa takut itu kepada Tuhan dalam doa. Saat kita menjalani hidup ini tanpa campur tangan Tuhan, itulah sumber stres dan ketakutan kita, tetapi saat kita melibatkan Tuhan, kita tenang dan tidak takut (Matius 11:28).

 3. Menghadapinya tanpa takut. Joseph Conrad (1885-1924), seorang penulis ternama dari Inggris berkata “Hadapilah rasa takut, terus-menerus hadapi. Itulah cara untuk memenangkannya”.

Jadi janganlah takut gagal karena rasa takut yang menyerang, tetapi hadapilah itu dengan percaya, menyerahkannya pada Tuhan dan siap menghadapinya, maka engkau akan melihat keberhasilan.

Sumber : Renungan dari Pdt.DR.Jacob Nahuway, http://www.sinodegbi.org/

About lebihdaripemenang

For His Glory...

Posted on June 22, 2011, in MATERI HAMBA2 TUHAN. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: