KOMUNITAS ITU PENTING untuk para PEMENANG

Haruskah kita komsel? Kenapa?

Jawaban yang singkatnya : HARUS.

Kenapa? Berikut ini alasan kenapa kita harus terlibat dalam komsel :

1. Manusia diciptakan sebagai mahluk sosial ( Kej 2:18 ).

“….Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja…..”. Karena manusia mahluk sosial tentunya, sejak manusia lahir, manusia membutuhkan orang lain. Contoh : seorang bayi lahir membutuhkan, seorang ibu, membutuhkan dokter/bidan, membutuhkan perawat yang merawat di RS.

Dan tentu saja sebagai manusia sosial, maka manusia memerlukan hubungan dan komunitas dengan orang lain.

2. Tuhan Yesus sendiri mengajarkan hidup dalam komunitas. Ketika Dia memulai pelayanannya maka Tuhan Yesus membentuk komunitas sejumlah 12 orang yang kita kenal sebagai 12 murid Tuhan Yesus. ( Luk 6:13-15 )

Kalau tidak ikut komunitas, apa akibatnya? Apa dasarnya secara Alkitab?

Beberapa akibat jika kita tidak bergabung dengan komunitas :

  1. Kej 3:1-6 . ini cerita tentang Hawa yang sendirian pada waktu jatuh dalam dosa. Ini berarti jika kita sendiri (tidak berkomunitas) maka kemungkinan kejatuhan karena serangan dosa & kuasa gelap makin besar.
  2. I Raj 19:1-4 : Ini cerita tentang Elia yang semakin menjadi lemah karena sendirian. Andaikan Elia ada teman/komunitas yang menyertainya, maka pasti teman2nya akan memguatkannya, sehingga Elia menjadi lebih kuat. Jika kita tidak berkomunitas, maka jika kita sedang mengalami masalah/pergumulan, maka kita akan merasakan lebih berat tekanan yang kita alami.
  3. Daniel 2:16-19 : Ini cerita mengenai Daniel yang pada waktu sendirian tidak bisa memecahkan masalah, tapi waktu dia bersama teman-temannya, maka masalah itu mudah diselesaikan. Jika kita tidak terhisap dalam komsel, maka kita akan sulit membuat perkara besar. Kita sendirian akan menjadi terbatas. Tapi jika kita bersama-sama maka akan ada synergi kekuatan yang besar.

Apa yang harus dilakukan dalam komsel yang baik?

Komsel yang berhasil adalah komsel yang mengembangkangayahidup komsel yang benar. Apa sajagayahidup komsel?

Lihat

  1. Gaya Hidup Membangun Hubungan

Komsel itu bukan sebuah persekutuan doa, tapi merupakan komunitas. Dan sebuah komunitas itu berfokus pada hubungan personal bukan program! Oleh sebab itu kembangkan hubungan antar anggota bahkan diluar waktu pertemuan komsel. Saling sms, telpon, ketemu diluar waktu komsel sangat disarankan.

  1. Gaya hidup Dimuridkan

Komsel itu adalah tempat dimana kita semua bertumbuh makin dewasa dan menjadi murid Tuhan. Oleh sebab itu perlu suatu hati yang ingin bertumbuh, hati yang ingin dimuridkan, hati yang haus.

  1. Gaya Hidup Berbagi

Setiap anggota harus belajar berbagi beban, masalah yang dihadapi, berbagi pengalaman yang dialami,  dan juga berkat yang diterimanya pada saat diberkati. Untuk berbagi perlu keterbukaan satu dengan yang lain, sehingga tidak ada kekuatiran pada saat berbagi satu sama lain

  1. Gaya Hidup Kebersamaan

Setiap anggota harus belajar untuk menikmati waktu bersama-sama dengan anggota komsel lain. Oleh sebab itu andakan kegiatan-kegiatan kebersamaan yang  disukai dan dibutuhkan oleh anggota kelompok.

  1. Gaya Hidup saling mendoakan

Setiap anggota harus saling mendukung secara rohani. Saling mendoakan anggota, itu akan menguatkan kelompok

  1. Gaya Hidup Inklusif

Setiap anggota tidak boleh ekslusif. Setiap komsel harus bertumbuh dengan bertambahnya anggota baru. Oleh sebab itu setiap anggota harus memiliki kerinduan untuk menjadi saksi dan membawa jiwa kepada Tuhan Yesus.

Tips Komsel agar suasana “Hidup”?

  1. Buatlah setiap anggota “aktif”. Buatlah suasana “dialog interaktif” bukan monolog seperti khotbah. Ijinkan anggota bercerita dan berbagi pengalamannya.
  2. Buatlah Visi dan target yang jelas bagi komsel kita. Komsel yang tidak memiliki visi , tidak tahu bagaimana harus bertumbuh akan menjadi seperti apa diwaktu kedepan.
  3. Buatlah acara komsel yang kreatif. Jangan acaranya dengan format teratur yang selalu sama seperti ibadah raya. Mintalah usulan kepada anggota mengenai acara dengan format yang lain.

“Boring” dalam komsel bagaimana mengatasinya?

Dari survey, rata-rata komsel akan mengalami”kejenuhan” setelah berjalan 18 bulan. Bagaiman jika ‘boring’? Lihat beberapa tips ini :

  1. Buatlah Acara Khusus : seperti wisata bersama, kunjungan misi, proyek pelayanan bersama, dll
  2. Undanglah “pembicara/tamu khusus” untuk sharing atau kesaksian.
  3. Tantang anggota komsel untuk melahirkan & memimpin komsel baru.
  4. Buatlah acara gabungan dengan komsel lain.
Sumber : Bahan khotbah Erwin Widodo

About lebihdaripemenang

For His Glory...

Posted on June 23, 2011, in SHARING FIRMAN TUHAN. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. Saya, kamu, kita adalah manusia. Semua manusia berharga dimata Tuhan. Bahkan Tuhan menciptakan kita serupa dan segambar dengan Dia
    Kejadian 1:26 = Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita… Tapi dalam kehidupan kita, sering kali kita bertentangan dengan Allah, tidak menemui kepuasan. Oleh karena itu kita perlu mengerti dahulu tujuan, rencana, dan kehendak Tuhan.

    1.Kita pasti setuju harta tidak dapat memuaskan manusia. Pendidikan tidak dapat memuaskan manusia. Pelesiran dan kesenangan dunia tidak dapat memuaskan manusia. Oleh karena itu kita perlu mengetahui RENCANA ALLAH menciptakan kita.

    2. Kita diciptakan serupa dan segambar dengan Tuhan tentu ada tujuannya. Tuhan tidak mungkin tanpa maksud menciptakan manusia. Seperti sebuah sarung tangan diciptakan menurut gambar dan serupa dengan tangan, tujuannya untuk apa? Tujuannya adalah untuk disi oleh tangan.

    3. Begitu pula dengan kita manusia. Diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan untuk disi oleh Tuhan. Roma 9:23 berkata “justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan”.

    4.Bagaimana kita dapat disi oleh Tuhan? 1 Tesalonika 15 : 23 memberitahu kita bahwa manusia memiliki 3 bagian, yaitu tubuh, jiwa dan roh. Tubuh adalah bagian fisik yang dapat dilihat dan menyentuh benda2 materil. Jiwa adalah bagian yang lebih dalam dari manusia berisi pikiran, emosi, dan tekad. Dan bagian paing dalam adalah roh.

    5. Roh ini adalah untuk berkontak, berbicara, dan disi oleh Allah.

    6. Yoh 4:24 berkata “Allah itu Roh, siapa saja yang menyembahnya harus menyembahnya didalam roh…”. Roh yang kedua huruf kecil, menyatakan adalah roh manusia.

    Nah.. mari kita berdoa kepada Tuhan,, “Tuhan, bawa aku masuk kedalam roh untuk dapat bertemu dengan Engkau, berkontak, dan Engkau dapat masuk kedalamku hingga penuh”.

    Ini akan membuat kita dipuaskan didalam Tuhan.

    Amen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: